fbpx
Start Your Business with Confidence
Access Legal Documents and Expert Guidance at Documenta
Search

MAU MENDIRIKAN PT PMA? INI SYARATNYA!

APA ITU PMA?  PT PMA adalah singkatan dari Perseroan Terbatas Penanaman Modal Asing. PT PMA adalah jenis badan usaha yang didirikan di Indonesia dengan kepemilikan modal yang dimiliki oleh investor asing. Sebuah PT PMA dapat didirikan dengan kepemilikan saham asing maksimal sebesar 100% atau dengan kepemilikan bersama antara investor asing dan investor lokal. PT PMA […]

PMA
Images Freepik

APA ITU PMA? 

PT PMA adalah singkatan dari Perseroan Terbatas Penanaman Modal Asing. PT PMA adalah jenis badan usaha yang didirikan di Indonesia dengan kepemilikan modal yang dimiliki oleh investor asing. Sebuah PT PMA dapat didirikan dengan kepemilikan saham asing maksimal sebesar 100% atau dengan kepemilikan bersama antara investor asing dan investor lokal.

PT PMA diatur dalam Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2007 tentang Penanaman Modal dan peraturan perundang-undangan terkait lainnya. Sebagai badan usaha yang didirikan oleh investor asing, PT PMA memiliki kewajiban untuk memenuhi persyaratan administratif dan legal yang ditetapkan oleh pemerintah Indonesia, seperti memiliki izin usaha dan izin lainnya yang diperlukan sesuai dengan jenis kegiatan usaha yang dijalankan. PT PMA juga harus mematuhi peraturan perpajakan dan peraturan ketenagakerjaan yang berlaku di Indonesia.

Hal hal terkait pendirian PT PMA :

Pendirian PMA (Penanaman Modal Asing) di Indonesia melibatkan beberapa hal terkait dengan regulasi dan persyaratan yang harus dipenuhi oleh investor asing, di antaranya:

  1. Legalitas: Investor asing harus memenuhi persyaratan legalitas berupa perijinan dan legalitas kepemilikan usaha. Hal ini meliputi izin usaha, izin lingkungan, dan izin lain yang diperlukan sesuai dengan jenis usaha yang akan dijalankan.
  2. Modal: Modal awal yang dibutuhkan untuk pendirian PMA cukup besar. Biasanya dibutuhkan modal minimal sebesar Rp 10 miliar untuk sektor tertentu, tergantung pada jenis usaha yang akan dijalankan.
  3. Persyaratan kepemilikan: Undang-undang investasi asing di Indonesia mensyaratkan bahwa setidaknya 51% saham harus dimiliki oleh investor lokal dan maksimal 49% oleh investor asing.
  4. Tenaga kerja: Investor asing diharuskan menggunakan tenaga kerja lokal setidaknya 85% dari total tenaga kerja yang dipekerjakan.
  5. Lokasi usaha: Investor asing diharuskan memperhatikan lokasi usaha sesuai dengan peraturan yang berlaku, seperti jarak dari daerah pemukiman dan perlindungan lingkungan.
  6. Keuntungan dan pajak: Investor asing harus membayar pajak sesuai dengan aturan yang berlaku di Indonesia, dan keuntungan yang diperoleh harus sesuai dengan peraturan yang berlaku.
  7. Peraturan investasi asing: Indonesia memiliki beberapa peraturan investasi asing yang berbeda-beda untuk setiap sektor usaha. Investor asing perlu memperhatikan peraturan tersebut sebelum melakukan investasi.
  8. Risiko politik dan ekonomi: Investor asing harus memperhitungkan risiko politik dan ekonomi di Indonesia sebelum melakukan investasi. Risiko tersebut dapat mempengaruhi keberhasilan dan kelangsungan usaha.
  9. Pembangunan infrastruktur: Pembangunan infrastruktur di Indonesia masih tergolong rendah dibandingkan negara-negara maju. Investor asing harus memperhatikan kondisi infrastruktur sebelum memutuskan untuk melakukan investasi.
  10. Pasar potensial: Investor asing harus mempertimbangkan potensi pasar di Indonesia sebelum melakukan investasi. Indonesia memiliki pasar yang sangat besar dengan lebih dari 270 juta penduduk dan pertumbuhan ekonomi yang stabil dalam beberapa tahun terakhir.

Baca juga : Cara Mengurus Kitas Indonesia, Ini Syaratnya

Siapa saja yang bisa mendirikan PT PMA di Indonesia: 

Tidak semua warga asing serta merta bisa menjadi investor dan menanamkan modal di Indonesia. Untuk menjadi seorang investor di Indonesia, seorang WNA harus memenuhi persyaratan khusus sebagai berikut: 

  1. Harus mendirikan perusahaan berdasarkan bidang usaha yang sudah tercantum di dalam Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia terbaru (KBLI terbaru)
  2. Harus memiliki perusahaan berbentuk PT yang setidaknya dimiliki oleh dua orang pemegang saham atau lebih 
  3. Memiliki jumlah minimal investasi asing di Indonesia sebesar Rp 10 miliar, tidak termasuk tanah dan bangunan. Modal tersebut harus disetorkan ke bank di Indonesia dengan nominal minimal Rp 2,5 miliar 
  4. Hanya bisa melakukan kegiatan usaha pada usaha berskala besar 

Setelah seorang WNA memenuhi persyaratan menjadi investor asing di Indonesia, maka ia juga harus memenuhi persyaratan lain untuk bisa menanamkan modalnya di Indonesia, di antaranya: 

  1. Menentukan bidang usaha dengan melakukan identifikasi jenis bidang usaha sesuai dengan acuan dari Peraturan Presiden Nomor 44 tahun 2016 
  2. Menyiapkan nilai investasi lebih dari Rp 10 miliar, dengan modal yang ditempatkan dan modal disetor minimal Rp 10 miliar dari total investasi 
  3. Memperhatikan lokasi kantor yang digunakan karena tidak dapat menggunakan kantor virtual atau virtual office 
  4. Menyiapkan dan melakukan presentasi di depan BKPM terkait dengan penanaman modal usaha di Indonesia

Prosedur Pendirian PT PMA : 

Pendirian Perusahaan Terbatas (PT) Penanaman Modal Asing (PMA) di Indonesia melalui beberapa tahapan dan prosedur. Berikut ini adalah beberapa langkah yang harus dilakukan dalam proses pendirian PT PMA di Indonesia:

  1. Memilih jenis usaha yang akan dijalankan dan memastikan bahwa usaha tersebut dapat dijalankan oleh Penanaman Modal Asing (PMA).
  2. Memilih dan menentukan tempat usaha di Indonesia, biasanya dalam bentuk kantor atau tempat produksi.
  3. Menyusun dan membuat akta pendirian PT PMA di hadapan notaris.
  4. Mengajukan Surat Keterangan Domisili Perusahaan (SKDP) ke kantor Kecamatan setempat.
  5. Mengajukan Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) ke Dinas Perindustrian dan Perdagangan setempat.
  6. Melakukan pendaftaran Badan Usaha ke Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum (Ditjen AHU) dan mendapatkan Nomor Induk Berusaha (NIB).
  7. Mendaftarkan Perusahaan ke Kantor Pajak untuk memperoleh NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak).
  8. Mengajukan Izin Prinsip ke BKPM (Badan Koordinasi Penanaman Modal) untuk memperoleh rekomendasi dan persetujuan untuk mendirikan PT PMA.
  9. Setelah Izin Prinsip diterbitkan, perusahaan harus melakukan kegiatan investasi dalam kurun waktu tertentu.
  10. Setelah kegiatan investasi dilakukan, PT PMA harus mengajukan Izin Usaha Tetap (IUT) ke BKPM untuk memperoleh izin resmi dan dapat memulai operasional bisnis.
  11. Setelah IUT diterbitkan, PT PMA harus mendaftarkan diri ke instansi terkait seperti Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil untuk memperoleh KTP Direktur atau Komisaris.
  12. Setelah seluruh proses pendaftaran dan perizinan selesai, PT PMA dapat memulai operasional bisnisnya di Indonesia.

Syarat Pendirian PT PMA: 

PT PMA (Perseroan Terbatas Penanaman Modal Asing) adalah badan usaha yang memiliki modal asing sebagai bagian dari modalnya. Berikut adalah syarat-syarat pendirian PT PMA di Indonesia:

  1. Memiliki izin usaha dari Menteri Hukum dan HAM atau pejabat yang ditunjuk.
  2. Memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) yang dikeluarkan oleh Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).
  3. Modal minimal yang dibutuhkan adalah sebesar USD 1 juta, kecuali untuk sektor tertentu yang dapat dikecualikan dengan peraturan perundang-undangan.
  4. Modal asing harus memiliki izin dari BKPM dan dividen yang dibayarkan harus mengikuti peraturan perundang-undangan yang berlaku.
  5. Memiliki legalitas yang jelas seperti akta pendirian, tanda daftar perusahaan (TDP), surat izin usaha perdagangan (SIUP), dan izin-izin lain yang diperlukan sesuai dengan jenis usaha yang dijalankan.
  6. Dalam hal terdapat pekerja asing, perusahaan harus memperoleh izin dari instansi terkait seperti Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi.
  7. Memiliki struktur organisasi yang jelas dengan minimal satu orang direktur dan satu orang komisaris. Direktur dan komisaris harus memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dan Kartu Tanda Penduduk (KTP) Indonesia.
  8. Menyerahkan laporan keuangan dan pajak secara rutin sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Itulah pembahasan seputar PT PMA yang harus anda ketahui. Masih ada yang perlu ditanyakan? Kamu bisa hubungi kami Whatsapp kami di +62 821 8413 8864 atau kunjungi Instagram kami di Documenta.

Artikel Lainnya
Kalian punya usaha Dibulan ramadhan ini, usaha makanan dan pakaian sangat diminati, namun seringkali jika ingin mendaftarkan mereknya kita bingung dokumen apa aja yang perlu di persiapkan. Tenang aja, sini aku kasih tau, dokumen dan persyaratan yang perlu kamu siapin sebelum pendaftaran merek!
Bisnis

Kalian punya usaha? Pasti Punya Merek? Dokumen dan persyaratan Apa sih yang perlu kamu siapin sebelum pendaftaran merek?

okumen dan persyaratan yang perlu kamu siapin sebelum pendaftaran merek!

1. Formulir Pendaftaran Merek: Formulir yang berisi informasi mengenai pemilik merek, deskripsi merek, dan kelas barang/jasa yang akan dilindungi oleh merek tersebut.

2. Bukti Identitas Pemilik Merek: KTP atau identitas resmi lainnya dari pemilik merek.

3. Gambar Logo atau Desain Merek: Gambar atau desain yang menjadi representasi visual dari merek tersebut.

4. Surat Kuasa: Jika pendaftaran dilakukan oleh pihak lain atas nama pemilik merek, surat kuasa yang memungkinkan pihak tersebut untuk mewakili pemilik merek dalam proses pendaftaran.

5. Biaya Pendaftaran: Biaya yang diperlukan untuk proses pendaftaran merek.

Jadi seperti itu legalmates, kalau kalian masih bingung dan butuh konsultasi, Documenta siap mendukung usaha kamu untuk berkembang! Simpan dan Bagikan informasi ini kepada teman, saudara, dan keluarga yang memiliki merek dan sedang ingin mendaftarkannya!

Baca »
seed
Bisnis

Tahapan Seed Funding pada Pendanaan Startup

Seed funding adalah tahap awal pendanaan eksternal yang sangat krusial bagi startup. Pada tahap ini, investor memberikan dana untuk membantu startup mengembangkan produk atau layanannya, melakukan riset pasar, serta membangun tim inti. Tujuan utama seed funding adalah untuk memvalidasi ide bisnis dan membuktikan bahwa startup memiliki potensi untuk berkembang.

Baca »
hak terkait dalam hak cipta
Hak Cipta

Penjelasan Hak Terkait dalam Hak Cipta

Di dalam Hak Cipta itu sendiri terdapat hak lain yang dapat disebut sebagai Hak Terkait. Hak terkait adalah hak yang berkaitan dengan Hak Cipta yang merupakan hak eksklusif bagi pelaku pertunjukan, produser fonogram, atau lembaga penyiaran.

Baca »
PT PMA is a type of limited liability company established under Indonesian law with foreign investment. It allows foreign investors to engage in a wide range of business activities in Indonesia, such as manufacturing, trading, consulting, and services. PT PMA is subject to the prevailing laws and regulations governing foreign investment in Indonesia, including those administered by the Indonesia Investment Coordinating Board (BKPM).
Bisnis

Understanding PT PMA (Foreign Investment Limited Liability Company) in Indonesia

establishing a PT PMA (Perseroan Terbatas Penanaman Modal Asing) in Indonesia offers foreign investors an invaluable gateway to tap into the country’s vibrant economy. PT PMA provides foreign entities with limited liability protection and the flexibility to engage in a wide range of business activities across various sectors. However, navigating the process of PT PMA establishment requires careful planning, adherence to regulatory requirements, and expert legal guidance.

Baca »

Jika anda sudah pernah terdaftar sebagai Documenta User, anda bisa lanjut dengan login dibawah ini

Mohon maaf, untuk pendaftaran sementara hanya dapat dilakukan melalui pesan WhatsApp kepada tim kami

Our Contact